Bali sebagai destinasi pariwisata yang siap bersaing di era globalisasi.

Pulau Bali adalah tempat wisata terpopuler di Indonesia. Tujuan wisata terpopuler
memiliki beraneka potensi pariwisata berupa wisata pantai seperti pantai Kuta
yang sangat terkenal dengan sunset dan surfing, wisata alam, wisata seni dan
budaya, juga wisata belanja seperti kawasan Legian dan Seminyak. Bali
merupakan tempat berkumpulnya berbagai wisatawan dari seluruh dunia. Bagi
wisatawan asing panta pantai di Bali memiliki ombak ombak yang terkenal sebagai
lokasi surfing untuk berselancar.
Perekonomian Bali mengandalkan industri pariwisata sebagai sektor terdepan yang
bertumpu pada panorama alam dan didukung dengan adat istiadat serta budaya.
Potensi tersebut harus dilestarikan dan ditumbuh kembangkan untuk
mempertahankan Bali sebagai tujuan wisata dunia yang berkualitas. Bersaingnya
Bali di era globalisasi ini sebagai destinasi pariwisata yitu seperti mempersiapkan
pengembangan desa wisata, meningkatkan profesionalisme sumber daya manusia,
pengendalian dan pengawasan usaha sarana pariwisata, pemeliharaan dan
pelestarian budaya juga akan terus ditingkatkan baik kualitas maupun kuantitasnya.
Selain itu mengembangkan infrastuktur jalan menuju obyek wisata, meningkatkan
akses jalan dan memperpendek jarak tempuh. Pengembangan transportasi baik
melalui darat, laut dan udara.
Bali memiliki banyak keunggulan yang akan siap bersaing di era globalisasi,
beberapa diantaranya yaitu :

  1. Objek Alam :
    Bali dianugerahkan memiliki alam yang indah dan bervariatif, dari
    mulai pantai, laut, sungai, danau, gunung, dan hutan. Semua objek alam ini
    sangat potensial untuk dijadikan objek wisata.
    Objek wisata alam yang menarik di Bali, yaitu pantai. Bali sangat
    terkenal dengan keindahan pantainya. Contohnya, Pantai Kuta yang
    merupakan objek wisata sangat terkenal. Pantai ini terletak di paling selatan

Pulau Bali yang memiliki pantai berpasir putih dan ditumbuhi ratusan hektar
pohon nyiur. Pantai Kuta yang lebar, berpasir putih bersih merupakan daya
tarik tersendiri bagi wisatawan, Pada sore hari di saat matahari mulai
terbenam, Kuta menyajikan pemandangan yang sangat indah. Pantai ini
memiliki ombak yang bagus untuk aktivitas selancar.
Kawasan pantai lainnya adalah pantai Sanur merupakan tempat bagi
wisatawan yang datang ke Bali untuk mencari sea, sand, and sun. Tanjung
Benoa di sebelah utara kawasan Nusa Dua adalah tempat yang
menyenangkan untuk melakukan beraneka olah raga dan rekreasi air, seperti
snorkling, parasailing, diving, naik boat, berlayar, berselancar, melihat
pemandangan bawah laut dengan glass buttom boat dan berbagai kegiatan
olah raga air lainnya.

Objek wisata alam lain yang menarik, keindahan panorama Gunung
Batur dan Danau Batur yang terletak di Kecamatan Kintamani Kabupaten
Bangli. Pada umumnya wisatawan yang mengunjungi Gunung Batur
berkumpul di Penelokan yang berada di pinggir kawah Gunung Batur. Dari
Penelokan wisatawan dapat menikmati panorama puncak Gunung Batur dan
Danau Batur yang berada di bawahya. Kawah Gunung Batur sangat luas
yang berbentuk danau dinamakan Danau Batur. Sambil menikmati hembusan
udara pegunungan yang sejuk dan melihat panorama yang indah di Bukit
Kintamani. Di kaki gunung terdapat Danau Batur yang memberikan suasana
pemandangan yang menakjubkan. Di objek wisata ini kegiatan yang dapat
dilakukan antara lain hiking dan fotografi.

Selain itu, Di sebelah barat Danau Batur terdapat tempat wisata
penting lainnya, yaitu Bedugul yang juga memiliki kawah dan danau dengan
pepohonan yang menghijau. Bedugul memiliki pemandangan alam yang
indah dan sejuk dengan obyek wisata utamanya adalah Danau Bratan yang
berada di puncak bukit. Keindahan Danau Bratan menjadi lebih lengkap
dengan berdirinya Pura Ulun Danu, tempat di mana masyarakat berdoa
sebelum dan setelah musim tanam.
Bedugul merupakan obyek wisata pegunungan dengan ketinggian
antara 1,200-1.450 meter dari atas permukaan laut. Kawasan wisata Bedugul
adalah salah satu tempat yang paling banyak dikunjungi wisatawan di Bali. Di
kawasan bedugul ini terdapat Kebun Raya Eka Karya dan lapangan golf Bali
Handara yang melengkapi keindahan kawasan wisata Bedugul. Tidak jauh
dari Danau Bratan, ke arah timur laut, terdapat dua danau yaitu Danau Buyan
dan Danau Tamblingan,

  1. Objek Budaya :
    Objek wisata yang tidak kalah menarik, yaitu budaya masyarkatnya.
    Kehidupan masyarakat Bali sangat erat dengan agama hindunya sehingga
    setiap upacara keagamaan merupakan objek yang sangat khas. Pura merupakan
    tempat ibadah umat hindu yang menarik tersebar di seluruh
    pelosok bali. Oleh karena itu, Bali juga memiliki julukan Pulau Seribu Pura.
    Diantara pura yang menarik, yaitu Pura Besakih, Pura Tanah Lot, dan Pura
    Uluwatu. Pura Besakih merupakan pura terbesar dan terpenting di Bali yang
    terletak di lereng Gunung Agung pada ketinggian 1000 m dari permukaan
    laut.

Di komplek Besakih ini terdapat 23 pura yang terpisah-pisah namun
saling berhubungan. Pura yang terbesar dan terpenting di kompleks ini
adalah Pura Penataran Agung. Mengunjungi Pura Besakih pada saat
diselenggarakannya suatu acara perayaan (festival) agama Hindu adalah
sangat menyenangkan dimana ratusan bahkan ribuan pemeluk agama Hindu
datang ke pura ini dengan mengenakan pakaian yang indahindah serta
membawa berbagai aneka sesajian.

Obyek wisata Tanah Lot adalah salah satu tempat wisata yang paling
terkenal di Bali, disini terdapat sebuah pura yang berada di atas sebuah
pulau karang kecil yang menjadi tempat yang paling sering untuk dijadikan
objek fotografi. Banyak sekali wisatawan yang datang ke tempat ini
khususnya pada saat menjelang matahari tenggelam karena suasana dan
pemandangannya yang sangat mengesankan.

Pura Luhur Uluwatu berdiri persis di atas batu karang yang menjorok
kelaut dengan pemandangan yang sangat indahnya, terutama pada sore
hari. Pura Luhur Uluwatu tersebut diperkirakan berdiri sekitar abad 11 ,
seusia dengan Empu Kuturan yang mendirikan pelinggih di lingkungan Pura
Besakih.

Desa Trunyan di pinggir Danau Batur yang dihuni oleh masyarakat Bali
Aga yang merupakan penduduk asli Bali sebelum kedatangan orang-orang
Majapahit. Di dekat Trunyan, terdapat komplek pemakaman orang Bali Aga
yang hanya dapat dicapai dengan perahu motor. Masyarakat Trunyan tidak
membakar atau menguburkan mayat anggota masyarakat yang meninggal.

Jadi bisa disimpulkan kalau Bali sangat sudah siap mengahadapi era globalisasi
sebagai salah satu daerah wisata terkenal di dunia.

JENIS USAHA DAN STRATEGI PENJUALAN YANG SAYA INGIN GUNAKAN

Apabila saya membuka usaha, saya akan membuka usaha yang memiliki relasi dengan sektor
pariwisata, salah satunya adalah kuliner tradisional Indonesia. Alasannya adalah Indonesia sangat
kaya akan hidangan-hidangan tradisionalnya yang sebagian besar belum diketahui masyarakat
luas (contohnya : selat solo dari Surakarta, soto tangkar dari Jakarta, docang dari Cirebon, rujak
juhi dari Jakarta, dll.) dan saat ini banyak berdatangan food traveler atau masyarakat asing yang
ke Indonesia hanya untuk mencicipi kulinernya. Maka dari itu, saya berpendapat saat ini adalah
peluang yang sangat besar untuk memperkenalkan kuliner Indonesia di kancah internasional.
Selain itu, kuliner Indonesia juga dikenal dengan pengolahannya yang baik, dengan menggunakan
bahan-bahan dan rempah-rempah yang sangat berkhasiat bagi tubuh, jadi tidak masalah apabila
dikonsumsi dalam jangka panjang.
Strategi yang akan saya gunakan untuk membuat usaha ini semakin digemari masyarakat adalah
pertama saya harus mengetahui target pasar, contohnya situasi saat ini adalah saya ingin
berdagang makanan tradisional, jadi target pasar yang saya incar adalah wisatawan asing, orang
dewasa dan tidak menutup kemungkinan anak-anak. Selain itu, saya menggunakan konsep ’good
food, good price’ maksudnya adalah masyarakat mendapatkan makananan yang mereka inginkan
dengan harga yang rasional. Setelah mengetahui target pasar, maka saya akan dengan mudah
membuat rencana dan mengembangkan usaha saya. Disamping itu, ada beberapa strategi
pemasaran yang akan saya terapkan. Pertama, saya akan menggunakan sosial media, harga
promo, dan food testing gratis untuk soft opening , disitu saya akan melakukan survey sehingga
feedback dari konsumen dapat tertampung dan usaha yang saya kembangkan kedepannya dapat
menjadi lebih baik, dari segi harga, makanan, ataupun suasana dari tempat. Kedua, untuk
makanannya, saya akan mementingkan hygine, bahan makanan juga harus berkualitas dengan
produk lokal, dan variasi makanannya juga lebih banyak dan tentu saja dengan penyajian yang
menarik. Ketiga, untuk service yang diberikan kepada konsumen, saya akan melakukan training
setiap 5 bulan kepada setiap karyawan untuk mengetahui perkembangannya, saya juga akan
selalu memantau feedback dari konsumen, dan memilah mana-mana saja yang dapat
diimplementasikan usaha saya.

Dampak revolusi industri 4.0 terhadap industri pariwisata

Pariwisata di Indonesia sangat terkenal di mancanegara karena di Indonesia
memiliki tempat tempat yang menarik untuk dikunjungi. Penting bagi industri
pariwisata Indonesia untuk meningkatkan kontribusinya pada produk domestic
bruto karena hal ini akan memicu lebih banyak pendapatan devisa.
Salah satu sejarah terbesar di dunia adalah dengan adanya revolusi industri. Tak
dapat dipungkiri bahwa kehidupan kita tidak bisa lepas dari benda dan alat yang
kita gunakan untuk mempermudah aktivitas dan pekerjaan setiap manusia, dimana
hal tersebut adalah hasil dari revolusi industri.
Tuntutan perkembangan teknologi ini membawa kita semua untuk siap
menghadapi berbagai inovasi terkini. Berhasilnya penerapan sebuah revolusi ini
membutuhkan sumber daya manusia, hubungan kerja atau kolaborasi.
Akhir akhir ini Indonesia menerapkan revolusi pariwisata 4.0. Jadi pariwisata 4.0
ini sendiri adalah pengembangan pariwisata milenial dengan target pertumbuhan
yang berlipat. Jadi bisa dikatakan di era digital ini, suka atau tidak suka, sudah
terjadinya perilaku perubahan pasar. Perubahan perilaku pasar , lebih lanjut diikuti
pula dengan berubahnya perilaku konsumen yang semakin mobile, personal serta
interatif.
Sehingga secara langsung akan terjadinya dampak revolusi industri yang terbaru
ini yaitu 4.0 terhadap industri pariwisata. Sebagai contoh yang sangat terlihat yaitu
fungsi guide akan digantikan dengan peta penuntun atau google maps. Untuk
mempromosikan daerah wisata juga dalam hal ini lebih gampang yaitu bisa melalui
aplikasi android. Jadi jama sekarang kalau para turis mau berkunjung kemana pun
akan dengan gampang melihat di aplikasi.
Jadi bisa dipastikan ini adalah salah satu termasuk digital marketing. Banyak
dampak yang sangat terlihat di era ini seperti banyaknya website e-tourism, wesite
ini sendiri berisi informasi konten , gambar atau video seperti tempat wisata , hotel
dan tours. Aplikasi yang mendukung industry 4.0 yang mana sudah terintegrasi
satu sama lain seperti pemesanan hotel bisa dilakukan secara mobile tanpa
perantara staf hotel ataupun lebih praktisnya si tamu bisa melakukan booking
kamar tanpa harus ke hotelnya terlebih dahulu.

Pemanfaatan digital marketing di industry 4.0 sangat berperan dalam
meningkatkan promosi pariwisata pada generasi Y dan Z. Digital marketing
merupakan suatu keharusan karena generasi ini yang sering digunakan baik
disadari maupun tidak. Aplikasi digital marketing yang akan digunakan antara lain
website, media sosial, online advertising, web forum, mobile aplikasi. Digital
marketing di era revolusi industri pada dunia pariwisata akan mengubah paradigm
industri, namun juga pekerjaan, cara berkomunikasi, berbelanja, bertransaksi
hingga gaya hidup.
Jadi bisa disimpulkan bahwa dampak revolusi 4.0 ini bagi pariwisata mempunyai
dampak yang sangat krusial dalam pertumbuhan dan kemajuan pariwisata salah
satunya menyampakaian informasi secara mendalam tentang objek objek wisata
yang dibutuhkan oleh turis domestic maupun mancanegara. Di era kemajuan
teknologi, ada perubahan perilaku para turis di mana mereka menginginkan lebih
banyak informasi mengenai objek wisata.
Turis atau konsumen lebih aktif mencari informasi di media sosial sebelum mereka
berlibur ke suatu tempat. Setelah mereka berlibur, para turis seringkali
membagikan pengalamannya mengenai hotel, restoran, maskapai penerbangan dan
objek wisata.

TRAVEL DIGITAL DI ERA MILENIAL

Travel digital di era milenial, Pariwisata terbukti mampu meningkatkan ekonomi dan
perkembangan industri. Karenanya, Kemenpar mendorong pariwisata melalui penguatan SDM.
Yang jelas, pariwisata memiliki spektrum fundamental pembangunan yang lebih luas. Antara
lain sebagai alat persatuan dan kesatuan bangsa, penghapusan kemiskinan (poverty
alleviation), dan pembangunan berkesinambungan (sustainable development). Pariwisata di era
digital saat ini sangat berpengaruh penting bagi perekonomian negara dikarenakan dengan
pariwisata suatu negara dapat berkembang dan terkenal akan potensi wisata yang dimiliki oleh
negara tersebut, terlebih lagi pariwisata juga membuka / menciptakan lapangan pekerjaan bagi
masyarakat lokal sehingga membuat perekonomian di suatu daerah wisata dapat berkembang
& maju. Agar suatu tempat pariwisata dapat berkembang, maka diperlukan sumber daya
manusia yang berkualitas dan mampu bersaing dengan orang luar negeri. Untuk menciptakan
sumber daya manusia yang berkualitas diperlukan pelatihan untuk anak muda yang baru saja
lulus dari bangku kuliah yang sudah tersertifikasi keahliannya dalam suatu bidang pariwisata
dan juga memiliki pengalaman hang cukup di dalam bidanh pariwisata. Untuk mengembangkan
daerah pariwisata diperlukan juga peran media sosial yg berguna untuk mempublish dan
memasarkan suatu daerah pariwisata agar pariwisata di daerah tersebut dapat diketahui oleh
masyarakat luas sehingga akan menarik minat wisatawan baik wisatawan lokal maupun
internasional. Dengan adanya sosial media, para generasi milenial akan tertarik untuk berwisata
ke suatu daerah untuk diposting disosial medianya, umumnya para wisatawan milenial
berwisata untuk memenuhi hasrat di media sosial yang membuat kepuasan batin agar diakui di
media sosial. Maka dari itu media sosial di era travel digital milenial ini membuat pariwisata
yang belum dikenal menjadi terkenal dan yang populer semakin populer sehingga membuat
potensi pariwisata semakin berkembang dengan pesat.

Sudah menjadi hal umum jika pariwisata dunia dikuasai oleh milenial tourism. Maka itu, pariwisata di Tanah Air sudah harus menuju ke digitalisasi.

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya mengajak para pelaku industri pariwisata yang tergabung dalam ASITA untuk menggalakkan digital dan milennial tourism di Indonesia.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan, pentingnya isu Digital & Millennial Tourism untuk dikembangkan dan digalakkan di Indonesia.

“Syaratnya go digital. Tanpa itu, kita tidak akan bisa bertumbuh makin tinggi. Dan kita sulit bersaing dengan pasar dunia yang semakin ketat,” kata Menpar Arief Yahya, saat Pelantikan sekaligus Rakernas DPP Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA) tahun 2019-2024 di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Senin 8 April 2019.

Dia juga menekankan, Pemeritah terus mendukung industri pariwisata di Indonesia, untuk menjadikan sektor pariwsata menjadi salah satu penyumbang devisa terbesar di Tanah Air salah satunya dengan cara digitalisasi.

Arief Yahya mengatakan, peran pemerintah melalui Kementerian Pariwisata yang paling utama adalah mendukung para pelaku Industri untuk tumbuh dan berkembang.

“Industri lead and goverment support. Pemerintah melayani industri bukan sebaliknya. Ini patut disyukuri komitmen kuat dari Industri dan harus dijaga oleh semua elemen Pentahelix, ABCGM (Academician, Business, Community, Government, Media). Kemenpar mendukung ASITA,” kata Menpar Arief Yahya.

Menpar Arief juga menjelaskan pertumbuhan pariwisata di Indonesia menjadi salah satu paling tercepat di dunia. Untuk itu pemerintah fokus pada dua hal, yang pertama deregulasi dan yang kedua adalah digitalisasi.

Menurut dia, transformasi melalui digital saat ini paling tepat dilakukan karena hampir 70 persen wisatawan ke Indonesia sudah menggunakan digital. “Di pariwisata, ‘search and share’ itu 70 persen sudah melalui digital. Sudah tidak lagi bisa mengandalkan ‘walk in service’, menyuruh pelanggan datang langsung ke kantor travel agent untuk reservasi tiket dan memilih paket wisata,” kata Menpar Arief Yahya.

Introduce Yourself (Example Post)

This is an example post, originally published as part of Blogging University. Enroll in one of our ten programs, and start your blog right.

You’re going to publish a post today. Don’t worry about how your blog looks. Don’t worry if you haven’t given it a name yet, or you’re feeling overwhelmed. Just click the “New Post” button, and tell us why you’re here.

Why do this?

  • Because it gives new readers context. What are you about? Why should they read your blog?
  • Because it will help you focus you own ideas about your blog and what you’d like to do with it.

The post can be short or long, a personal intro to your life or a bloggy mission statement, a manifesto for the future or a simple outline of your the types of things you hope to publish.

To help you get started, here are a few questions:

  • Why are you blogging publicly, rather than keeping a personal journal?
  • What topics do you think you’ll write about?
  • Who would you love to connect with via your blog?
  • If you blog successfully throughout the next year, what would you hope to have accomplished?

You’re not locked into any of this; one of the wonderful things about blogs is how they constantly evolve as we learn, grow, and interact with one another — but it’s good to know where and why you started, and articulating your goals may just give you a few other post ideas.

Can’t think how to get started? Just write the first thing that pops into your head. Anne Lamott, author of a book on writing we love, says that you need to give yourself permission to write a “crappy first draft”. Anne makes a great point — just start writing, and worry about editing it later.

When you’re ready to publish, give your post three to five tags that describe your blog’s focus — writing, photography, fiction, parenting, food, cars, movies, sports, whatever. These tags will help others who care about your topics find you in the Reader. Make sure one of the tags is “zerotohero,” so other new bloggers can find you, too.

Design a site like this with WordPress.com
Get started